Deretan Gawai Canggih Yang Sepi Peminat

Semakin hari, orang-orang selalu menginginkan gadget yang lebih canggih. Smartphone, personal computer, jam tangan, semuanya dibuat dengan fitur-fitur terbaru yang diharap bisa memuaskan keinginan masyarakat.

Namun, terkadang ada juga sebuah gadget canggih yang diciptakan oleh perusahaan-perusahaan pengembang tapi ternyata tidak bisa laku di pasaran. Alasannya macam-macam, entah karena harganya terlalu mahal, atau fungsinya yang terbatas. Contohnya seperti produk berikut ini.

Deretan Gawai Canggih Yang Sepi Peminat

Deretan Gawai Canggih yang Sepi Peminat

1. iPod Hi-Fi

Apple pernah bekerja sama dengan Bose untuk menciptakan produk speaker canggih yang diberi nama iPod Hi-Fi. Speaker ini dapat dihubungkan dengan iPod sehingga musik yang diputar bisa lebih terdengar keras.

Namun, alih-alih diborong banyak orang, produk speaker satu ini malah banyak dikritik gara-gara harganya terlalu mahal. Pada tahun 2006, harga sekitar 4.7 jutaan tentu cukup mahal bagi sebagian besar orang. Itulah mengapa, produk speaker ini pun akhirnya tenggelam dan sepi peminat.

2. Google Glass

Siapa yang tidak tahu Google Glass, perangkat canggih ini dipromosikan dengan sangat keren dan memang menarik minat banyak orang. Hanya saja, ketika benar-benar diluncurkan, teknologi canggih satu ini sepi sekali peminat.

Banyak yang menganggap harganya terlalu mahal dan kurang nyaman bagi sebagian orang untuk digunakan. Akhirnya meskipun populer, tetapi Google Glass tidak pernah mencapai kesuksesan penjualan.

3. Microsoft Zune

Bagi anak zaman dulu, mungkin sangat kenal dengan gawai canggih bernama iPod. Alat ini berfungsi sebagai penyimpan dan pemutar musik sebelum ada smartphone seperti sekarang. iPod sendiri merupakan produkan Apple, yang memang sudah punya nama besar di pasar gadget.

Kemudian, untuk menyaingi produk tersebut, Microsoft pun mengeluarkan produk yang hampir sama dengan nama Microsoft Zune. Sayangnya, karena dihargai terlalu tinggi, Microsoft Zune pun tidak laku di pasaran, dan harus ditarik karena gagal mencapai target penjualan.

4. Nexus Q

Satu lagi produk dari Google yang tidak begitu laku, yaitu Nexus Q. Produk ini memungkinakan pengguna untuk melakukan streaming di berbagai layanan Google seperti Youtube, Google Music, dan lain sebagainya. Sayangnya, lagi-lagi karena terlalu mahal dan fungsinya pun itu-itu saja, masyarakat pun kurang berminat.